Akhir-akhir ini aku cukup sering mengingat banyak hal tentang almarhum Bapak. Yah, kalau sedang ingat dan mulai rindu, bisanya cuma nahan sesak, nangis sendirian dan mendoakan. Tidak ada banyak hal yang bisa aku lakukan, dan aku sudah mulai membiasakan diri dengan itu. Aku punya banyak cerita menarik tentang Bapak. Sejak kecil kami memang dekat, sama halnya kedekatanku dengan ibu. Hanya saja punya porsi masing-masing. Bapak lebih banyak berperan di sekolah, prestasi, karir dan hal lainnya. Sedangkan ibu lebih banyak soal cinta monyet, pertemanan, dan konser Shawn Mendes sebelum aku terjun bebas di dunia perkpop an :)). Seperti yang sudah aku jelaskan, bapak lebih banyak mengambil peran di urusan pendidikan. Salah satunya pendidikan mengantar jemput 😆. Sejak SD aku sudah sering diantar bapak, padahal jarak rumah ga ada 1 KM, jalan kaki 5 menit pun sampai. Bukan apa-apa, tapi bapak juga kerja di sana jadi ya kalau bisa nebeng mengapa harus ja...
Sebuah blog pengingat diri dan penebar kebaikan bagi sesama