Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

Berusaha Menyelesaikan Masalah

Biasanya kita berusaha menyiapkan sebaik mungkin untuk ujian kenaikan tingkat. Lalu, bagaimana dengan ujian hidup yang datangnya tidak bisa kita tebak? Bagaimana kita menyiapkan mental dan kesabaran yang lapang untuk ujian tersebut? Jujur, aku adalah orang yang tidak pernah memikirkan tentang ujian atau musibah yang bisa membuat hidupku seolah tidak dapat berlanjut. Aku adalah orang yang merasa hidupku sedari kecil tidak pernah mendapati cobaan maupun musibah yang terlalu berat. Tapi akhir-akhir ini sebegitu derasnya ujian dalam hidupku. Entah aku harus bersyukur atau bersabar, atau bahkan dua-duanya. Aku bingung harus berbuat seperti apa untuk menyelesaikan semua masalahku. Sebegitu beratkah rasanya mendapat ujian yang cukup berat untuk pertama kalinya. Aku ingin marah, tapi dengan siapa? Aku ingin bersegera menyelesaikannya, tapi mulai dari mana?   “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. ...

Mengenal Cinta

     Cinta bagiku adalah perasaan yang sangat amat rumit untuk dijelasakan hanya dengan sebuah kata-kata. Bahkan, detik ini ketika aku menulis hal tentang cinta, aku masih memikirkan definisi yang tepat untuk menggambarkan rasa bernama “Cinta” ini. Ketika mendengar kata “Cinta” yang aku pikirkan hanyalah dua orang manusia, laki-laki dan perempuan yang oleh Allah ditakdirkan untuk bersama-sama mencari rdho-Nya. Tapi, mengapa aku hanya memikirkan hal itu? Sementara aku mempunyai Allah yang sangat amat mencintaiku meski kadang aku tidak setia kepada-Nya, aku punya Rasulullah yang sangat mencintaiku bahkan sekalipun kami tidak pernah bertatap muka. Aku punya dua orang hebat yang selalu mencintaiku bernama Bapak dan Ibuk meskipun aku selalu menghabiskan uang bulanan di pertengahan bulan. Aku juga punya kakak laki-laki hebat yang mencintaiku meskipun aku selalu meminta uang ketika pertengahan bulan. Aku punya keluarga besar yang sangat amat mencintaiku meskipun aku tidak ...

Niat dan Tujuan Sebuah Mimpi

“ Bermimpilah setinggi langit, jika engkau terjatuh, engkau akan jatuh diantara bintang – bintang” Ir. Soekarno Kata – kata yang selalu terngiang di telinga saya. Saya yang kala itu masih berumur 17 tahun 2 bulan 13 hari dengan cerita hidup yang biasa saja. Tak seperti kebanyakan remaja yang menghiasi masa SMA nya dengan penuh cerita cinta seperti kisah Dilan dan Milea, bukan juga anak SMA yang menghiasi dunianya dengan life goals yang terkesan ambis akan kesuksesan di masa mendatang. Saya siswi biasa saja di SMA yang biasa saja pula, SMA Kabupaten yang terletak diantara sungai dan persawahan dengan jalan kecil yang tidak bisa disebut jalan raya. Hari - hari saya yang begitu - begitu saja terkesan lurus jalannya tanpa ada tanjakan, turunan, belokan, apalagi pertigaan dan perempatan, tidak ada tantangan selama saya menghirup udara di dunia ini. Suatu ketika saya mulai berpikir, akan sampai kapan saya hidup seperti ini? Akankah saya mengisi hidup saya hanya untuk belajar sesuai yang o...